Langsung ke konten utama

Jadilah Dirimu Sendiri

Hai, apa kabar?
Ditengah pandemi covid-19 aku tau pasti kalian bosan. Akupun :(
Tapi, hal itu tidak boleh jadi halangan kita buat malas-malasan si.

Apa yang membuatmu kesal karena harus di rumah aja?
Sekolah online, kuliah online, kebanyakan tugas, tidak ada sinyal, tidak ada kuota, bosan? Atau ada yang lain?

Aku rasa, aku juga sama denganmu. Bahkan aku bosan dengan hiburanku satu-satunya. Yup, telepon genggamku. Mataku sakit, mungkin nanti jika pandemi ini membaik aku harus cepat-cepat periksa kembali. Huft.

Bicara tentang menjadi dirimu sendiri. Emm, apasih yang sering kali membuatmu membandingkan dirimu dengan orang-orang diluar sana? Kecerdasannya, kesuksesannya,perjalanannya, pencapaiannya,kedermawanannya?
Mungkin masih banyak lagi ya?

Lalu, kamu merasa berkecil hati dan berkata pada dirimu "Ah, aku itu apa sih. Ga ada bagus-bagusnya. Pintar engga, ngelakuin ini salah, pekerjaan engga selesai-selesai. Ih apa sih.

Apakah kau seperti itu? kalau iya, gapapa kok. Aku rasa itu hal yang wajar, apalagi kita memasuki usia yang bisa dikatakan dewasa. Pasti mulai bingung nanti kerja di mana, mau kerja apa, ingin itu, ingin ini. 

Kagum dan iri itu dua hal yang berbeda, semisal kamu kagum berarti kamu menjadikan orang itu seseorang yang memotivasimu. Tapi jika kamu iri, tidak ada hal yang merubah dirimu lantas membuatmu membandingkan antara pencapaianmu dengan dirinya.

Hai sayang,
Dirimu dengan dirinya jelas berbeda. Walau tinggal di Bumi yang sama, walau berucap dengan bahasa yang sama, walau kamu juga makan dengan makanan yang sama sepertinya. Bukan berarti impian dan cita-cita kalian juga sama. Kamu berhak memilih, seperti apa kehidupanmu nantinya. Bukan berarti, kehidupanmu harus sama dengan orang lain.

Jadilah dirimu sendiri, percayalah bahwa kaupun memiliki impian yang mengagumkan. Bagaimana mewujudkannya? Berjuanglah, bekerja keras. Sebuah rencana tidak mungkin berhasil bila kamu tidak mengorbankan tenaga,pikiran, serta waktumu untuk sesuatu yang sedang kamu perjuangkan.

Kamu takut gagal? Memangnya sudah mencoba berapa kali? Atau mungkin kau sudah takut padahal belum mencoba? Tidak percaya diri dan takut dihujat oleh orang lain?

Apakah penilaian satu orang yang tidak menyukaimu lebih berarti dari pada seribu orang yang mendukungmu? Kau pantas untuk bersinar dengan namamu sendiri. Bukan karena kau teman seseorang yang terkenal. Bukan karena kau anak dari seseorang yang sangat kaya raya. Tapi aku harap, orang bisa mengenalmu karena itu kamu. Kamu yang dikenal dengan namamu yang mengagumkan.

Akan banyak jurang yang kamu lalui, kecewa, air mata, kaupun juga harus belajar banyak hal. Tentang jalan menuju cita-citamu, tentang kamu yang harus mengatur waktu antara pekerjaan, tugas, sekolah, dan pekerjaan rumahmu. Tentang kamu yang harus belajar menutup telinga agar kau tidak kecewa terhadap hal yang menyakitimu. 

Apakah kamu ingin meninggalkan dunia dengan waktu yang terbuang sia-sia karena tidak memberikan apa-apa walau kau punya segalanya tapi kau memilih diam saja?

Apakah kamu lebih memilih menjadi, aku mau ikut-ikutan saja, dari pada memilih jalanmu sendiri?

Apakah kamu memilih diam dan melihat teman-temanmu jauh diatas sana dari pada kamu juga ikut pergi bersama mereka?

Aku tahu itu tergantung pilihanmu. Tergantung juga dengan hasil kerja kerasmu. Di sini, aku hanya mencoba mengingatkan, mari sama-sama ke sana. Menjadi seseorang yang mengagumkan dengan menggenggam cita-cita sebuah perubahan yang besar untuk dunia.
Kamu harus tau, kamu tidak sendiri. Jika tidak tahu, maka bertanyalah.

Ada milyaran bintang di atas sana. Aku percaya kamu berhak untuk memiliki salah satu diantaranya.
Semangat berjuang, untuk kamu yang membawa nama perubahan.

Komentar

  1. Masalah yang dihadapi sekarang bukanlah karna virusnya tapi rasa takut dengan angka-angka yang semakin bertambah membuat kita cemas berlebihan sampai hal hal yang tidak logis dilakukan. Apakah kita dirumah saja akan menyelasaikan masalah? Menurut saya tidak. Kalau kedaan semakin memburuk dan semakin lama kita bertahan dirumah apakah pasokan sembako tidak akan habis? Kebayang nggak keadaan Ekonomi akan melemah?.. Itu masih perlu dipikirkan.. maaf menyimpang artikel, coba deh buat artikel mengenai itu

    Tapi saya suka attikel ini, intinya Hidup hanya sekali, jadilah diri sendiri. Jadilah yang terbaik yang kita bisa. Aku adalah aku, Sukses atau nggaknya tergantung usahamu

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih masukannya. Harus baca lebih banyak dulu baru bisa ngungkapin opini versiku ditampung dan dicatat. Sekali lagi terima kasih ^^

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tulisan Pertama

Hai, perkenalkan aku Dilla Gading Kusuma. Biasa dipanggil Dilla. Sebenarnya ini bukan tulisan pertamaku diblogger tapi aku akan mencoba untuk memulai lagi. Alasannya, aku ingin mencoba lagi dari awal. Aku yang serius, aku yang punya tujuan yang jelas, aku yang lebih visioner. Aku suka menulis, sayang aja jika tidak memulai.  Mungkin aku bisa cerita sedikit kebingunganku saat ini, atau mungkin banyak? hahahaha entahlah. Aku bingung membangun personal branding seperti apa yang aku mau. Aku bingung, apasih yang mau aku lakuin sebenarnya. Walaupun emang tujuan manusia hidup di Dunia itu buat menyembah Allah SWT. Tapi menurutku, kita itu punya tujuan yang lebih dari sekedar itu. Apalagi kita hidup di zaman yang sangat-sangat berantakan walau sisi positifnya punya peradaban yang lebih maju sih. Sayang banget kan, kalo kita yang udah dilahirkan ke dunia ini yang seharusnya punya misi besar tapi kita cuman milih buat berdiam diri dan enggak melakukan perubahan apapun. Bahk...

Kebiasaan yang Selalu disia-siakan

Sudah lama ya, aku tidak menulis di blog ini. Sesuai judul, tujuan ku membuat blog ini untuk menyalurkan ide di kepalaku. Entah dalam perasaan bahagia atau sedih, tak peduli ada yang mau membaca atau tidak. Anggap saja aku sangat suka untuk menulis. Kabar baik, aku baik-baik saja. Kabar buruk, aku sudah lama sekali tidak melakukan hal yang bermanfaat dengan benar akhir-akhir ini. Ya, kebiasaan-kebiasaan baikku tidak ku gunakan dengan baik. Apakah banyak yang aku pikirkan? Iya. Siapapun yang membaca ceritaku ini, dan bila punya tujuan yang sama. Sama-sama ingin melakukan sebuah perlombaan, tolong tarik aku dari lubang ini :") Serasa mengabaikan mimpi dan ambisi? aku dengan lantang akan menjawab iya. Ada yang bilang, lingkaran pertemanan berkaitan dengan cara bertumbuh dan bagaimana kita bertumbuh? Sekarang aku benar-benar merasakannya. Aku tidak ingin terlalu lama disituasi seperti ini. Sebuah kisah yang akan tahu bagaimana endingnya adalah hal yang benar-benar membosankan bukan? T...

Kejahatan Siber Semakin Banyak? Beginilah Kiat Menjadi Nasabah Bijak yang Aman dan Nyaman

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak sekali informasi atau berita di sekeliling kita yang meresahkan. Baik dari segi ekonomi maupun kesehatan, sebagai masyarakat yang berada di lingkungan yang berbeda, entah dari sudut pandang ekonomi, pendidikan, serta tingkat kesejahteraan hidup.  Ada banyak masyarakat yang terjebak dalam kasus kejahatan siber, atau lebih mudahnya kejahatan dengan melibatkan komputer dan jaringan.  Kemajuan teknologi informasi tentu memudahkan kehidupan dalam bermasyarakat. Kita menjadi mudah untuk mengakses segala hal yang ingin kita akses, baik itu tentang berita terkini, informasi kesehatan atau kecantikan, resep masakan, maupun pembuatan rekening bank secara online bisa kita lakukan di mana saja dan kapan saja. Namun, disisi lain pelaku kejahatan melalui internet juga berkembang. Yang marak terjadi ialah dengan cara memanipulasi korbannya untuk membocorkan data pribadi baik itu no.KTP atau no.ATM maupun kode OTP ( One Time Password ). Survei yang dilaku...