Langsung ke konten utama

Mimpi Besar

Hallo, Assalamualaikum Wr. Wb.
Bagaimana puasanya, lancar?

Ditengah pandemi yang sedang melanda seluruh dunia tahun ini, apakah kamu menemukan sesuatu yang baru dalam hidupmu?
Apakah kamu menemukan sesuatu yang menarik untuk kamu lakukan?
Apakah kamu tanpa sengaja menemukan hal seperti apa yang ingin kamu lakukan untuk masa depanmu?

Mimpi Besar!
Itu yang ingin aku bahas saat ini. Perihal mimpi, apakah ada seseorang yang tidak mempunyai mimpi di dunia ini? Aku rasa tidak ada satu orang pun yang tidak memiliki mimpi di dunia ini. Entah besar atau kecil, entah jangka pendek atau jangka panjang. Impian adalah sesuatu hal yang mutlak dalam diri setiap individu, menurutku jika seseorang tidak mempunyai mimpi mereka akan terombang ambing hidupnya, tidak ada semangat untuk melakukan sesuatu hal yang mereka perjuangkan, atau bahkan punya pemikiran "Aku ikut gimana mau Tuhan aja."

Tidak salah sebenarnya, karena hidup itu pilihan. Kamu bisa memilih mau seperti apa masa depanmu, tapi kamu juga harus tahu bahwa hal yang kamu mimpikan selalu ada pengorbanan yang sepadan. Apa ada seseorang yang bisa tiba-tiba pandai? Seseorang yang tiba-tiba kaya? Seseorang yang tiba-tiba bisa ke suatu tempat tanpa perlu menaiki kendaraan? Tidak ada.

Lantas, apakah kamu sudah menemukan mimpi seperti apa yang ingin kamu wujudkan di masa depan nanti?
Pandemi ini mengajarkanku bahwa penting sekali seseorang menemukan mimpinya, mengatur strateginya, mengatur target waktunya, semuanya! Aku tidak memaksa kalian berubah, hanya saja sangat disayangkan apabila waktumu kau gunakan habis percuma untuk suatu hal yang sia-sia.

Sosial media apakah bisa menjadi penghambat seseorang dalam menggapai mimpinya? Bisa iya bisa tidak. Tinggal bagaimana seseorang bisa mengatur waktunya dengan bijak. Coba pikirkan sejenak, 1 hari ada 24 jam, 1 jam ada 60 menit, 1 menit ada 60 detik. Lantas berapa detik yang kamu gunakan untuk memikirkan dan mewujudkan mimpimu setiap harinya?

86.400 detik setiap harinya, kurang lebih 28.800 detik kau habiskan untuk tidur! Wow, banyak juga ya? 
Lalu, bisa jadi kita anggap 10 menit untuk beribadah sholat wajib, tanpa membaca Al Quran dan kegiatan tambahan Sunnah yang lain. 3000 detik, ditambah ibadah tambahan deh sholat dhuha ditambah sholat malam lalu baca al Quran. Anggap saja habis 3000 detik juga untuk ibadah ini. sisa berapa detik waktu kita dalam satu hari? 51.600 detik!

Kamu sudah berbuat apa dengan sisa waktu sebanyak itu untuk mimpimu?

Atau jangan-jangan kamu masih tidak tahu, mimpi seperti apa yang ingin kamu wujudkan terlebih dahulu? Aku cuman mau bilang, segera temukan impian versi terbaikmu sayang! Kau tidak ingin terus-terusan tertinggal bukan? Teman-temanmu sudah jauh di depan sana jika kamu masih tetap berada di tempat yang sama tanpa perubahan yang berarti, apakah kamu mau berteriak kepada mereka supaya mereka menunggumu sedangkan mereka juga memiliki mimpi-mimpi mereka? Apakah kamu ingin menghancurkan mimpi seseorang hanya karena keegoisanmu yang ingin ditunggu?

Aku rasa, teman-temanmu yang sudah jauh di depanpun akan mengulurkan tangannya apabila kamu meminta bantuan jika kamu terjatuh. Tapi, bukan berarti mereka akan menunggumu, bukan berarti mereka akan menghancurkan mimpi mereka hanya karena menunnggumu mewujudkan mimpi besarmu sendiri.

Berpikir sebelum bertindak, aku sepakat dengan kalimat ini. Tapi, bukan berarti mimpiku harus tersusun oleh rencana yang sempurna bukan? Ada kalanya aku harus memilih, untuk lebih berani apapun resikonya. Aku rasa tidak ada seorangpun yang ingin mimpi yang sudah mereka rencanakan tidak sesuai dengan harapannya dan berakhir kecewa berujung tidak ingin bermimpi lagi dan hidup seperti tidak hidup.

Jujur, bagiku aku terlambat menyadari. Melihat teman-temanku yang jauh didepan sana. Ada yang sudah memiliki penghasilan sendiri, ada yang sudah berlibur ke luar negeri, ada yang sudah memiliki prestasi, ada yang memiliki kemampuan yang mumpuni, ada yang sudah fokus dengan apa yang ingin mereka lakukan. Ada target-target pencapaian versi mereka. Itu yang membuatku iri terkadang, namun aku melihat ke arahku sendiri.

Aku berhenti untuk menyesali itu semua, aku merubah pemikiranku yang menyalahkan diriku akibat kelalaianku di masa lalu, aku membuka handphone genggamku melihat sosial mediaku lalu berpikir, "Mimpi seperti apa yang ingin aku wujudkan sebenarnya?"

Aku menghabiskan waktuku untuk melihat akun seseorang yang melaksanakan commision mereka, lalu juga mereka yang sudah memiliki planing terkait hal sosial, grow up mindset for others, dan hal menarik lainnya.  Tak lupa juga aku menghabiskan waktu untuk membaca buku, walaupun sedikit bosan karena tidak ada gambarnya, honestly i love to read colorful book. Because i love tale story.

Dari sekian hal yang aku lakukan, aku memang tertarik dengan hal itu. Aku menyingkirkan hal yang tidak ada kaitannya dengan tujuanku. Oh, aku belum bercerita tentang apa yang ingin aku lakukan ya?
Kira-kira dari tulisanku di atas ada yang bisa menebak? hehehe. 

Mimpi besarku, membuat sebuah komunitas layaknya Actforhumanity. Ada yang tahu? Aku rasa sudah tidak asing lagi untuk kalian, tidak semua orang punya pemikiran untuk saling berbagi. Yang sepakat dengan mimpiku, bisa komentar di sini, atau hubungi DM Instagram ku di @dilla.g.k mari kita pikirkan caranya bersama, karena mimpi besar tidak mungkin terwujud tanpa orang-orang yang membantu dibelakangnya.

Mimpi besar itu menurutku, sebuah tujuan yang tidak bisa kita wujudkan seorang diri. Walau kita egois, karena manusia itu pada dasarnya egois. Tidak suka disakiti tapi sering menyakiti, Maafkan saya.
Mimpi besar itu sesuatu yang tidak hanya membawa perubahan tapi juga manfaat yang besar tentunya.

Kita tidak pernah tahu, apa yang kita lakukan untuk orang lain, apa yang kita berikan untuk orang lain, entah itu dalam bentuk meluangkan waktumu atau menyisihkan sebagian uangmu, atau bahkan hanya dengan mengulurkan tanganmu saja. Hal itu bisa merubah kehidupan mereka. Kita memang diciptakan dan dijaga serta dirawat dari tempat paling nyaman diseluruh dunia, tapi ketika kita lahir di dunia kita membawa tanggung jawab besar. Bukan hanya untuk Allah SWT, tapi juga untuk mereka, dan tentunya diri kita sendiri.

Sampai saat ini masih belum tahu, mimpi besar apa yang ingin kamu lakukan?
Diamlah sejenak, dan pikirkan hal apa yang kamu senangi, lalu apakah itu bermanfaat untuk orang lain?


Selamat menemukan, serpihan mimpi yang tercecer diluasnya lautan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tulisan Pertama

Hai, perkenalkan aku Dilla Gading Kusuma. Biasa dipanggil Dilla. Sebenarnya ini bukan tulisan pertamaku diblogger tapi aku akan mencoba untuk memulai lagi. Alasannya, aku ingin mencoba lagi dari awal. Aku yang serius, aku yang punya tujuan yang jelas, aku yang lebih visioner. Aku suka menulis, sayang aja jika tidak memulai.  Mungkin aku bisa cerita sedikit kebingunganku saat ini, atau mungkin banyak? hahahaha entahlah. Aku bingung membangun personal branding seperti apa yang aku mau. Aku bingung, apasih yang mau aku lakuin sebenarnya. Walaupun emang tujuan manusia hidup di Dunia itu buat menyembah Allah SWT. Tapi menurutku, kita itu punya tujuan yang lebih dari sekedar itu. Apalagi kita hidup di zaman yang sangat-sangat berantakan walau sisi positifnya punya peradaban yang lebih maju sih. Sayang banget kan, kalo kita yang udah dilahirkan ke dunia ini yang seharusnya punya misi besar tapi kita cuman milih buat berdiam diri dan enggak melakukan perubahan apapun. Bahk...

Kebiasaan yang Selalu disia-siakan

Sudah lama ya, aku tidak menulis di blog ini. Sesuai judul, tujuan ku membuat blog ini untuk menyalurkan ide di kepalaku. Entah dalam perasaan bahagia atau sedih, tak peduli ada yang mau membaca atau tidak. Anggap saja aku sangat suka untuk menulis. Kabar baik, aku baik-baik saja. Kabar buruk, aku sudah lama sekali tidak melakukan hal yang bermanfaat dengan benar akhir-akhir ini. Ya, kebiasaan-kebiasaan baikku tidak ku gunakan dengan baik. Apakah banyak yang aku pikirkan? Iya. Siapapun yang membaca ceritaku ini, dan bila punya tujuan yang sama. Sama-sama ingin melakukan sebuah perlombaan, tolong tarik aku dari lubang ini :") Serasa mengabaikan mimpi dan ambisi? aku dengan lantang akan menjawab iya. Ada yang bilang, lingkaran pertemanan berkaitan dengan cara bertumbuh dan bagaimana kita bertumbuh? Sekarang aku benar-benar merasakannya. Aku tidak ingin terlalu lama disituasi seperti ini. Sebuah kisah yang akan tahu bagaimana endingnya adalah hal yang benar-benar membosankan bukan? T...

Kejahatan Siber Semakin Banyak? Beginilah Kiat Menjadi Nasabah Bijak yang Aman dan Nyaman

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak sekali informasi atau berita di sekeliling kita yang meresahkan. Baik dari segi ekonomi maupun kesehatan, sebagai masyarakat yang berada di lingkungan yang berbeda, entah dari sudut pandang ekonomi, pendidikan, serta tingkat kesejahteraan hidup.  Ada banyak masyarakat yang terjebak dalam kasus kejahatan siber, atau lebih mudahnya kejahatan dengan melibatkan komputer dan jaringan.  Kemajuan teknologi informasi tentu memudahkan kehidupan dalam bermasyarakat. Kita menjadi mudah untuk mengakses segala hal yang ingin kita akses, baik itu tentang berita terkini, informasi kesehatan atau kecantikan, resep masakan, maupun pembuatan rekening bank secara online bisa kita lakukan di mana saja dan kapan saja. Namun, disisi lain pelaku kejahatan melalui internet juga berkembang. Yang marak terjadi ialah dengan cara memanipulasi korbannya untuk membocorkan data pribadi baik itu no.KTP atau no.ATM maupun kode OTP ( One Time Password ). Survei yang dilaku...